Lentera Iman

0172

Apakah Anda sungguh merasa hidup merdeka? Atau masih adakah hal yang membelenggu hidup Anda? Yesus menawarkan kemerdekaan sejati yang membebaskan dari belenggu dosa. Bagaimana kita menyambutNya? Kerendahan hati di hadapan Tuhan dan keterbukaan diri menyambut tawaranNya menjadi langkah kita untuk menurunkan egoisme dan kebekuan hati. SabdaNya melunakkan kekerasan hati kita dan membuka tertutupnya budi kita. Mohon rahmatNya agar kita di masa Prapaskah ini terlepas dari belenggu dosa dan masuk dalam sukacita penebusan.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

0171

Kematian yang menghidupkan itulah yang disampaikan oleh Yesus. KematianNya memulihkan perjanjian yang telah terkoyak oleh dosa manusia. KematianNya pula yang telah menyelamatkan manusia. Maka manusia harus belajar taat seperti Dia dan mau kembali kepada perjanjian kasih. Inilah kesempatan untuk rela mati bagi hidup lama agar bangkit kembali dalam hidup baru. Yesus mengumpamakan kematianNya bagaikan biji yang memberikan diri seutuhnya sampai tumbuh kembali dan berbuah limpah. Demikian pula pertobatan kita akan melimpah buahnya hanya kalau kita membarui diri dalam Tuhan. Kita relakan cara hidup lama berlalu dan dengan keyakinan kita menuju hidup baru.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

0170

Dosa bertahan dan tidak ada pertobatan jika orang tidak bersedia datang pada Tuhan. Dosa seringkali membutakan seseorang dalam egoisme dan kesombongan. Kebutaan ini menjadikan orang tidak mampu menemukan karya baik Tuhan yang menyelamatkan. Padahal Tuhan Yesus datang menjadi Terang Dunia. Dari pihak manusia perlu keterbukaan hati dan kerendahan hati untuk menerima Dia yang hadir di tengah kita. Mari datang menjumpai Tuhan agar kita diterangi dengan rahmat kasihNya.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

0169

Bicara itu mudah, menjalaninya yang penuh perjuangan. Kadang perjalanan menjadi semakin berat karena banyak beban yang ditanggung. Maka baik kalau mengukur kemampuan sendiir dan juga menghargai kemampuan orang lain; rendah hati mau menganggap orang lain lebih penting dan berharga. Semua mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin bahagia. Bukan hanya menuntut pertobatan orang lain, tetapi pertama-tama adalah pertobatan diri sendiri. Semoga pertobatan kita semakin nyata dan berbuah sukacita.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

0168

Apa yang kita buat kepada orang lain akan berakibat bagi diri kita juga. Kalau kita ingin semuanya baik, maka kita harus senantiasa mengusahakannya. Kita diajak untuk mempertanggungjawabkan segala hal yang kita lakukan. tentu semua mengarah kepada kebahagiaan dan keselamatan. Maka kita saling mendukung dan mengingatkan agar semuanya dapat berlangsung dengan baik sesuai kehendak Tuhan.

(Pastor Antonius Sussanto, OMI)

 

Artikel yang lain...

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»
Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.