Tahun Panggilan Oblat 2017

Pertemuan Berbagi Iman - Penutupan Tahun Panggilan Oblat

Pertemuan Berbagi Iman
Penutupan Tahun Panggilan Oblat 25 Januari 2019

SUASANA:

Sediakanlah sebuah tempat khusus di Kapel atau di tempat lain yang menunjukkan suasana meriah pada pertemuan ini dalam rangka penutupan Tahun Panggilan Oblat.

Sediakan poster Tahun Panggilan Oblat, Doa Tahun Panggilan Oblat bagi setiap peserta, Kitab Suci, lilin dan juga Salib Oblat. Ikon Tritunggal Mahakudus juga baik ditampilkan untuk mendukung refleksi.

LAGU:

Pilihlah lagu bertema panggilan yang biasa dinyanyikan.

PENGANTAR:

Sambutlah setiap orang, garisbawahi pertemuan ini sebagai penutupan Tahun Panggilan Oblat. Kata kunci Tahun Panggilan Oblat adalah “Sukacita dan Kemurahan Hati Oblat”. Gaungkanlah tema ini dan jadikan fokus dalam pertemuan ini.

RITUS PEMBUKA:

Setelah lagu dinyanyikan, dalam suasana hening Salib Oblat diedarkan kepada para peserta doa secara bergantian.  Masing-masing peserta mengkontemplasikan Yesus yang Tersalib.  Setelah semua peserta menerima Salib Oblat, pemimpin mengawali dengan seruan:

P:  Kami bersembahsujud kepada-Mu, ya, Tuhan

U: Sebab dengan salib suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

P:  Sadar akan hidup baru yang telah tersedia bagi kita lewat Salib Yesus,  marilah bersama kita menandai diri dengan tanda kemenangan Kristus:

Semua:  Dalam nama + Bapa, dan Putera dan Roh Kudus, amin.

P:  Terpujilah Allah Tritunggal Maha Kudus

Semua: Engkaulah Sumber dan Dasar atas segala sesuatu. Engkau mengatasi dan melebihi kami dengan kuasa-Mu yang agung. Engkau senantiasa pribadi, mesra, dan dekat dengan kami.

 

Surat Superior Jenderal untuk Penutupan Tahun Panggilan Oblat

L.J.C et M.I

Para Oblat yang terkasih, serta semua orang yang menghidupi Kharisma Oblat,

Pada hari Pesta Bertobatnya Santo Paulus, kita merayakan peringatan berdirinya Kongregasi yang ke-203. Kita juga menutup seluruh rangkaian gerak Kongregasi pada “Tahun Panggilan Oblat”, sebuah inisiatif yang muncul dari Kongres Misi Bersama Kaum Muda dan Kongres Panggilan Oblat, dan disetujui oleh peserta Kapitel Umum 2016. Pada Tahun Panggilan Oblat ini, seluruh anggota Kongregasi menjadi semakin sadar pada tanggungjawab kita untuk tetap yakin akan masa depan Kongregasi kita sebagai alat pewartaan misioner bagi Gereja.  Kita semua dipanggil untuk berdoa dan berkarya bagi panggilan menjadi Oblat berkaul yang menghidupi Kharisma Santo Eugenius de Mazenod.

Ketika merenungkan Tahun Panggilan Oblat yang telah berlalu ini, saya merenungkan tiga kata:  Syukur, Komitmen, dan Pertobatan.

 

Novena Panggilan Oblat, 21-29 Mei 2018

TAHUN PANGGILAN OBLAT

Datang dan Lihatlah (Yoh 1:43) Sukacita dan Kemurahan Hati Hidup Oblat

DOA NOVENA PANGGILAN UNTUK HIDUP RELIGIUS OBLAT

21-29 Mei 2018

Dalam suratnya kepada Kongregasi pada awal Triennium Oblat, Pastor Superior Jendral menulis:

Dan apa yang dilakukan Tuhan kita Yesus Kristus? Apa yang kita pelajari dari Yesus? Inkarnasi Yesus, Allah yang menjelma menjadi manusia dengan penuh integritas: Kesaksian hidupNya nampak dari Kabar Gembira yang Ia wartakan melalui perkataan dan perbuatan. Yesus adalah pribadi pendoa: hidup dalam persekutuan yang mendalam dengan Abba/BapaNya. Didorong oleh Roh Kudus, Ia berdoa sebelum memanggil dan memilih murid-muridNya dan mengajari kita untuk berdoa bagi para pekerja. Yesus memanggil murid-muridNya secara pribadi dengan nama masing-masing untuk kemudian tinggal bersamaNya, mengikutiNya, dan Ia mendidik serta membentuk mereka. Bukankah ini adalah bentuk/model karya panggilan Oblat yang kita lakukan?

Kehidupan kita hendaknya memberi kesaksian tentang Kabar Baik yang kita sampaikan dalam khotbah, sebagaimana undangan yang sangat kuat didengungkan oleh Kapitel 2010 tentang Pertobatan. Kita hendaknya menjadi pribadi-pribadi pendoa dan kontemplatif di dalam relasi yang sangat erat dan penuh kasih dengan Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Hendaknya kita tak henti hentinya terus berdoa untuk panggilan-panggilan, khususnya panggilan sebagai Oblat (baru-baru ini Paus Fransiskus mengatakan bahwa karya panggilan pertama tama adalah karya untuk berlutut dan berdoa, lebih daripada segala macam strategi yang terprogram). Hendaknya kita terus mengundang orang muda secara personal dengan nama mereka masing-masing untuk mengikuti Yesus Kristus sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata...(Surat Pastor Jenderal kepada Kongregasi, 8 Desember,2013).

Spiritualitas Oblat memanggil kita ke saat-saat hening setiap hari untuk beristirahat dalam Misteri Tuhan. Pengalaman ini membantu kita untuk lebih bermurah hati dalam seluruh perjalanan panggilan kita, dalam cara kita berelasi dengan orang miskin dan di dalam komunitas apostolik kita (Surat kepada Kongregasi pada pembukaan Tahun Panggilan Oblat, 8 Desember 2017).

Hari Pertama

PANGGILAN: SAPAAN PERSONAL

Pemimpin:Yesus berkata: "Apa yang engkau cari .....Datang dan Lihatlah ..."

Bacaan:

Bacaan # 1: Dari Injil menurut Yohanes 1: 35-47:

Pada keesokan harinya, Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah! Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus). Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus). Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku! Filipus itu berasal dari Betsaida,kota Andreas dan Petrus. Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret. Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret? Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!"

Bacaan # 2: Dari Konstitusi dan Aturan OMI

Kongregasi OMI sepenuhnya bersifat misioner. Para Oblat, anggota Kongregasi Misionaris OMI adalah mereka yang dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. (Roma 1:1). Para Oblat siap meninggalkan semuanya demi mengikuti Yesus Kristus. Untuk menjadi rekan sepekerja-Nya.

Pelayanan utama mereka dalam Gereja adalah mewartakan Kristus dan Kerajaan-Nya kepada orang-orang yang paling terlantar. Para Oblat membawa Kabar Gembira kepada orang-orang yang belum menerimanya dan membantu mereka menemukan nilai-nilai hidup mereka sendiri dalam terang Injil.

Di tempat dimana Gereja sudah mapan, para Oblat membaktikan diri bagi kelompok-kelompok yang paling jarang dijangkau oleh Gereja. Dimana pun mereka berkarya, perutusan mereka terutama adalah bagi orang-orang yang keadaannya berseru membutuhkan keselamatan dan pengharapan yang hanya dapat dipenuhi oleh Kristus. Mereka-lah kaum miskin dengan bermacam wajah; para Oblat berpihak kepada mereka.

Doa:

Allah Bapa Yang Maha Kudus,

Kami datang kepadaMu karena Yesus meminta kami untuk berdoa

agar Engkau mengirim pekerja-pekerja ke ladang-Mu.

Kirimkanlah kepada kami pemuda-pemuda yang murah hati,

yang mempunyai kecintaan mendalam kepada Yesus,

yang bersedia untuk mempersembahkan seluruh hidupnya kepadaMu,

untuk menjadi dekat dengan kaum yang paling miskin dan terlantar

demi pewartaan Kabar Gembira.

Semoga mereka dikobarkan oleh api semangat yang sama

seperti yang Engkau nyalakan dalam diri Santo Eugenius;

semoga mereka menjadi bagian dari keluarga para Oblat

untuk bersama-sama meneruskan karya keselamatanMu.

Bunda Maria Imakulata, yang pertama-tama memberikan Putranya kepada dunia,

ada bersama kami di saat kami berdoa. Amin.

atau

Kami berdoa kepadaMu, Bapa, karena kami percaya bahwa GerejaMu tidak akan pernah kekurangan para gembala. Ingatlah akan orang-orang miskin dan terlantar. Panggillah orang-orang yang penuh belas kasih dan semangat untuk mewartakan Injil kepada mereka yang mempunyai kerinduan dan harapan akan keselamatan. Santo Eugenius de Mazenod mengerti benar akan cintaMu kepada semua anakMu sehingga ia menjadi sangat murah hati dalam karya pelayanannya. Semoga semakin banyak orang yang tertarik untuk membagikan visi Santo Eugenius ini dan berani dengan tulus mempersembahkan diri mereka sendiri sebagai Misionaris Oblat Maria Imakulata. Kami mohon semuanya ini demi Kristus, Tuhan, dan Pengantara kami. Amin.

Bapa Kami

Salam Maria ...

Santo Eugenius de Mazenod doakan kami

Beato Joseph Gerard doakanlah kami

Beato Joseph Cebula ............................................................ doakanlah kami

Beato Fransiskus Esteban dan para Martir Oblat Spanyol ... doakanlah kami

Para Beato Martir Oblat Laos ... doakanlah kami

Terpujilah Yesus Kristus .. dan Maria Imakulata

 

ROSARIO BAGI PANGGILAN OBLAT

PENGANTAR

Sejak 8 Desember 2017 yang lalu, kita telah merayakan Tahun Panggilan Oblat dengan tema Sukacita dan Kemurahan Hati Oblat!

Tahun ini didevosikan oleh Paus Fransiskus dalam rangka tematis Discernment Panggilan. Setelah membaca pesan Paus Fransiskus pada tahun ke-55 Hari Doa Panggilan, saya hendak menggarisbawahi frasa: Di Era yang serba sibuk, Misteri Inkarnasi tetap hadir dan selalu hadir untuk mengingatkan kita bhawa Allah selalu siap untuk berjumpa dengan kita, dan Dia adalah Allah beserta kita sebagaimana kita mlintasi jalan yang berdebu dalam eksistensi/keberadaan kita, bahwa Dia selalu menyadari kerinduan kita akan sukacita dan kebahagiaan, sebagaimana Dia mengundang kita untuk membagikan sukacita tersebut yaitu Diri-Nya sendiri.

Dalam pesannya kepada para Oblat yang hadir dalam Kapitel 2016, Bapa Suci mengatakan: Pekerjaan yang harus dilakukan - dalam rangka memenuhi gambaran Gereja bagi semua orang sungguh besar sekali; dan kalian juga memiliki peranan spesial untuk dikerjakan...... Wilayah misi sepertinya selalu meluas hari demi hari...... itulah mengapa kalian begitu penting, yaitu karena keberanian misionaris kalian, juga kesiapsediaan kalian untuk membawa Kabar Sukacita yang membebaskan dan menghibur. Semoga sukacita Injil memancar terang dari wajah kamu sekalian dan membuat kalian menjadi kesaksian hidup yang penuh sukacita..... Tentu kita semua sadar bahwa misi semakin berkembang hari demi hari, tetapi kita juga sadar bahwa Allah terus-menerus memanggil orang-orang untuk mengikuti Dia saat ini.

Surat Pastor Jenderal untuk Pesta Sta. Maria Imakulata

SURAT DARI SUPERIOR JENDERAL, PASTOR LOUIS LOUGEN, OMI

TAHUN PANGGILAN OBLAT

08 Desember 2017 25 Januari 2019

Sukacita dan Kemurahan Hati Hidup Oblat

LJC et MI

Selamat merayakan Pesta Bunda Maria Imakulata bagi semua yang menghidupi kharisma Oblat! Kita mulai Tahun Panggilan Oblat di hari pesta Pelindung kita, Maria Imakulata. Rahmat Dikandung Tanpa Noda-nya memenuhi kita dengan sukacita, kasih dan syukur yang besar bagi segala yang telah Tuhan lakukan kepadanya. Inilah pesta misioanaris. Konsep Dikandung Tanpa Noda mempersiapkan Maria untuk panggilan dan misi yang Tuhan akan percayakan kepadanya: untuk layak mengandung Puteranya Yang Maha Tinggi. Jawaban Maria yang penuh iman menginspirasi kita untuk hidup setia pada keoblatan kita sebagai misionaris Kerajaan Yesus. Kita percayakan tahun khusus ini, Tahun Panggilan Oblat, kepada perlindungan Bunda kita, dengan keyakinan yang kuat bahwa Bunda akan menjadi perantara kita sehingga rahmat Tuhan, dalam waktunya Tuhan dan caranya Tuhan, akan memberkati segala usaha kita.

Mengapa Tahun ini?

Saya menulis kepada Anda sekalian pada 08 Desember 2013 dan 15 Agustus 2017, bahwa banyak Oblat yang meminta kepada saya agar Kongregasi lebih serius lagi memandang karya panggilan. Pada setiap Hari Orang Muda Sedunia yang saya ikuti, para Oblat dan kaum muda menantang saya untuk mendukung karya panggilan Oblat sebagai elemen penting dari proyek misioner di setiap Unit Oblat. Karena desakan para Oblat dari seluruh dunia, khususnya dari Regio Amerika Latin dan Eropa, meneguhkan adanya kebutuhan untuk menyatakan komitmen kita untuk mengundang anggota-anggota baru bergabung bersama kita. Seruan-seruan Roh Kudus ini membawa kita kepada Kongres Panggilan Oblat pertama yang diadakan di Aix-en-Provence di bulan Juli 2016. Dalam Kongres ini dan juga dalam Kapitel Umum 2016, Dewan Superior Jenderal dipanggil untuk memaklumkan Tahun Panggilan Oblat.

Tahun Panggilan Oblat adalah tanggapan dari seruan-seruan para Oblat yang digerakkan oleh Roh Kudus. Sejalan dengan semangat kata-kata Bapa Suci Fransiskus kepada kita saat bertemu dengan para peserta Kapitel Umum (07 Oktober 2017), para Oblat ini yakin akan masa depan kita, baik sebagai Oblat berkaul dan dalam banyak bentuk menghidupi kharisma oleh kaum awam dan kaum hidup bakti. Mereka percaya kita harus terus melayani Gereja lewat misi-misi paling sulit. Dalam Kongres Panggilan tahun lalu, tiga pesertanya sungguh menantang seluruh yang hadir dengan berkata bahwa tampaknya kita sudah kehilangan iman dalam Tuhan dan dalam kaum muda: kita ragu-ragu akan Tuhan yang memanggil dan kita tidak percaya bahwa kaum muda dapat menjawab panggilan Tuhan atau kaum muda dapat bermurah hati.

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

«MulaiSebelumnya12SelanjutnyaAkhir»
Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.