Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Deprecated: Call-time pass-by-reference has been deprecated in /home/omiindonesia/public_html/plugins/content/jw_disqus.php on line 40

Karya Asrama

Karya Asrama tidak lepas dari peran para Misionaris Oblat pertama yang datang dan berkarya di pedalaman Kalimantan.   Para Oblat ini melihat bahwa  anak-anak pedalaman tidak mendapat pendidikan karena tidak ada akses untuk menerima pendidikan di tempat tinggal/kampung mereka sendiri. Maka para Oblat ini mengumpulkan anak-anak pedalaman dalam satu asrama untuk disekolahkan dan dibekali dengan berbagai ketrampilan.  Karya Asrama ini terus dikembangkan sampai sekarang dibawah tanggungjawab Paroki setempat.

Karya Asrama menjadi wadah untuk menyatukan generasi muda demi mendapatkan pendidikan yang memadai sebagai bekal bagi masa depan mereka.  Keadaan alam yang luas dengan banyak hutan rimba serta sulit dan jauhnya akses menuju perkotaan membuat banyak anak yang hidup di pedalaman Kalimantan tidak dapat pergi ke sekolah.  Jika ingin bersekolah, mereka harus ke kota kabupaten dan tentunya menjadi sulit bagi mereka untuk pulang kembali ke rumah masing-masing seusai sekolah.  Karya Asrama para Oblat mencoba menemukan solusi atas kesulitan yang dihadapi generasi muda yang tinggal di pedalaman untuk juga dapat mengecap pendidikan yang cukup.  Sejumlah asrama di masing-masing Paroki yang dilayani oleh para Oblat telah dibangun dan dijalankan.  Kebanyakan dari para anak didik berasal dari suku-suku Dayak yang ada di Kalimantan seperti Suku Punan, Suku Lundayeh, Suku Abay, Suku Kenyah, Suku Merap, Suku Berusu, dan Suku Tingalan.  Mereka adalah anak-anak tingkat SMA dan para mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin di pedalaman.

Karya asrama tidak selamanya berjalan lancar.  Beberapa hambatan sering dihadapi seperti kekurangan dana biaya hidup dan sekolah, anak-anak didik yang pulang ke kampung halaman mereka dan tidak melanjutkan sekolahnya, orangtua yang merasa berat untuk melepas anaknya bersekolah, dan lain sebagainya.  Karya asrama ini dapat bertahan hanya karena besarnya semangat untuk menjalankan nilai-nilai luhur ajaran Yesus Kristus untuk mengabdi Tuhan dan sesame, terutama  yang kecil, lemah, miskin dan tersingkirkan.  Semangat besar lainnya adalah banyaknya terjadi panggilan-panggilan khusus dalam diri anak-anak asrama untuk menjadi Imam Kristus.  Tentu hal ini patut selalu disyukuri, dipupuk dan dibina.

Generasi muda menghadirkan Kristus di tengah-tengah masyarakat tempat mereka berada.  Generasi muda adalah wajah Gereja Kristus di masa datang.  Adalah kewajiban kita semua untuk bersama-sama membimbing, membentuk dan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas secara moral, intelektual dan spiritual guna menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam sehingga mereka  mampu menjadi wajah Gereja Kristus yang mantap seturut tuntutan zaman.

Karya Asrama di Kalimantan:

Paroki St. Stephanus, Malinau, Kalimantan Timur

Paroki Rasul Yohanes, Pulau Sapi, Kalimantan Timur

Paroki Maria Imakulata, Tarakan, Kalimantan Timur

Paroki St.  Petrus dan Andreas, Sepauk, Kalimantan Barat

 

 

 

Eugenius de Mazenod

Kemampuannya dalam pewartaan injil dan bakat kepemimpinannya dalam mengarahkan berbagai Misi merupakan tanda-tanda lahir hidup batin yang menjadikan Eugene de Mazenod sebagai penjala manusia.

Readmore

Copyright © 2010. Oblat Maria Imakulata. Website Design by Yopdesign.